Scrub dan Peeling, Apa Bedanya?

Ka Isanta –¬†Perawatan kulit apa sih yang terakhir kamu lakukan? Jawabannya pasti beragam. Namun pernahkah kamu dihadapkan pada kebingungan tentang miripnya jenis perawatan yang akan kamu pilih? Inilah pentingnya membekali diri tentang segala macam perawatan tubuh dan wajah. Berikut ini ada dua jenis perawatan yang hampir mirip, namun ternyata keduanya juga mempunyai perbedaan.

Hasil gambar untuk perbedaan peeling dan scrub

Kedua perawatan yang dimaksud adalah scrub dan peeling. Dua metode eksfoliasi ini berfungsi mengangkat sel kulit mati untuk pembentukan sel kulit baru. Perbedaannya, jika scrub mengangkat sel kulit mati di bagian atas kulit, sedangkan peeling punya fungsi lebih yaitu mengubah pH dan meningkatkan produksi kolagen. Lapisan baru pada kulit akan lebih menyerap vitamin dan anti oksidan.

Dari segi tekstur pun juga berbeda. Peeling berbentuk cair dan pekat, sedangkan scrub memiliki tekstur pasir yang lebih kasar. Jenis kulitmu lagi-lagi menentukan perawatan mana yang baik untuk kamu gunakan. Namun kebanyakan ahli dermatologis menyarankan untuk memilih peeling karena risiko iritasi lebih rendah, namun hasilnya lebih baik. Peeling juga menjadikan kulitmu lebih sempurna dalam beberapa kondisi dan masalah kulit.

Perbedaan selanjutnya adalah, scrub bisa dilakukan di bagian wajah dan tubuh menggunakan gerakan memutar. Khusus untuk peeling, hanya bisa dilakukan di wajah dan disarankan untuk dilakukan dalam keadaan wajah bersih. Lalu mana yang paling baik untuk kamu pilih? Caranya, lakukan percobaan terlebih dahulu dan lihat metode mana saja yang sesuai dengan kondisi kulit. Coba terapkan scrub di bagian punggung tangan, karena kulit di bagian tersebut lebih tebal dari kulit wajah, sehingga formula yang lebih kuat untuk membuatnya lebih halus.

Perbedaan selanjutnya adalah, scrub bisa dilakukan di rumah dan bisa kamu lakukan tanpa bantuan terapis. Namun berbeda dengan peeling yang sebaiknya dilakukan di klinik kecantikan dan bantuan tenaga ahli. Selain agar hasilnya maksimal, dan untuk memastikan keamanannya. Para ahli juga menyarankan memakai produk alami.

Gambar terkait

Pilih buah papaya yang bisa dijadikan bahan eksfoliasi alami. Meski pun bahan alami, tetap harus kamu batasi penggunaannya terutama untuk proses scrub. Kulit akan beregenerasi dalam jangka waktu 14-21 hari. Lakukan secara umum saja, dua kali seminggu sudah cukup untuk proses scrub. Namun untuk frekuensi peeling bisa lebih sering, yaitu 3-6 kali sebulan tergantung kebutuhan kulitmu.

Menjaga dan merawat kesehatan kulit dan tubuh bisa kamu pilih dengan ini di dengan harga scrub dan peeling yang relatif murah sesuai dengan kebutuhan. Kenali tubuhmu agar bisa memberikan perawatan maksimal serta mendapat hasil yang optimal. Konsumsi juga air putih secara cukup agar menghindarkan tubuh dari dehidrasi. Buah dan sayur juga akan membantu kulit melakukan proses regenerasi dengan sempurna. Selamat mencoba!

, , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *