Perkembangan Otak Anak dan Pemberian Stimulasi Tepat

Ka Isanta – Perlu bunda ketahui selain pertumbuhan fisik, karakter anak akan semakin berkembang seiring dengan usia mereka sehingga perhatian penting untuk kalian berikan pada anak. Perkembangan karakter atau mental ini tidak lepas dengan perkembangan otak anak. Ada bebrapa tahap perkembangan yang perlu kalian ketahui yang mana hal itu nantinya akan berkaitan dengan pemberian stimulasi pada anak. Berikut ini beberapa tahapan yang bisa kalian lakukan untuk pemberian stimulasi pada anak.

Beberapa Tahapan Perkembangan Otak Anak dan stimulasinya  

Perkembangan otak dan stimulasi memang ada kaitannya dan stimulasi bayi bisa diberkan kapanpun dan dimanapun. Akan tetapi, para bunda harus memperhatikan usia sikecil sehingga pemberian stimulasi yang tepat akan memberikan perkembangan otak yang tepat pula.

perkembangan otak anak

Perkembangan usia  0-3 bulan

Pada usia ini, perkembangan otak anak sudah mampu memeluk dan menggendong, menatap dan mengajak tersenyum dan berbicara. Selain itu, anak di usia ini juga bisa melihat benda berwarna terang, benda-benda berbunyi dan mengulingkan bayi kekanan-kekiri. Oleh karena itu, stimulasi yang cocok untuk usia ini adalah dengan menunjukkan bunyi dan gambar-gambar terang.

Perkembangan usia 3-6 bulan

Di usia ini, stimulasi bayi sebaiknya adalah bermain petak umpet yang mana wajah sikecil dan ibu dicermin. Rangsangan untuk telungkip, telentang bolak-balik dan duduk juga penting untuk perkembangan mereka.

Perkembangan usia 6-9 bulan

Untuk usia ini, maka stimulasi yang bisa dilakukan adalah dengan memanggil namanya, mengajak bersalaman, tepuk tangan, membacakan dongeng, merangsang duduk, dilatih beridiri dan berpegangan. Oleh karena itu, perkembangan otak usia ini lebih ke kecerdasan kinestetik/ gerak.

Perkemabngan usia  9 – 12 bulan

Adapun untuk perkembangan otak anak ini yaitu anak sudah bisa lebih aktif. Oleh karena itu, stimulasi ayng bisa dilakukan untuk perkembangan anak di usia ini adalah dengan mengulang-ulang nama, ibu, ayah, kakak, dan orang lain yang ada disekitar kita. Dengan mengetahui beberapa tahapan perkembangan anak tersebut maka kalian bisa mendapatkan hasil stimulasi yang baik untuk perkembangan otak anak kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *