Perkembangan Bayi yang Terjadi di Usia 6 Bulan Ke Atas

Ka Isanta – Perkembangan bayi perlu Anda perhatikan dengan memberikan asupan nutrisi terbaik. Pertumbuhan dan perkembangan bayi akan dimulai dari sejak di dalam kandungan. Anda perlu memantaunya dengan lebih teliti setelah kelahiran. Ini perkembangan yang berlangsung pada saat usia bayi 6 bulan ke atas.

perkembangan bayi

1. Perkembangan Indera

Pada usia 6 bulan bayi akan mengalami perkembangan indera yang semakin bisa melakukan eksplorasi terhadap lingkungan. Bayi mulai banyak bergerak lebih aktif dari sebelumnya. Pada usia ini Anda perlu memberikan permainan untuk menstimulasi indera bayi. Pilihlah mainan yang aman digunakan tanpa mengandung bahan BPA.

2. Kemampuan Duduk

Pada usia 6 bulan ke atas perkembangan pada bayi akan mulai terlihat dari kemampuannya untuk duduk. Biasanya bayi akan mulai belajar duduk setelah bisa merangkak. Anda perlu melatihnya dengan mencoba bayi untuk duduk bersandar terlebih dahulu. Lakukanlah stimulasi di pagi hari dengan begitu tulang otot pinggulnya akan semakin kuat.

3. Kemampuan Gerak Halus

Otot tangan bayi akan semakin kuat, sehingga saat usianya di atas 6 bulan bayi akan mulai meningkat perkembangan kemampuan gerak halusnya. Salah satunya kemampuan untuk bisa makan sendiri. Ini dimulai sejak Anda memberikan makanan pendamping ASI kepada bayi.

Ajari bayi secara bertahap untuk memegang sendok dengan syarat sendok tersebut memang khusus untuk bayi. Sembarangan memberikan sendok untuk bayi dapat berisiko lebih buruk nantinya. Selain itu, bayi akan mulai lasak dengan mengambil benda-benda yang bisa ia pegang.

Pada masa ini akan semakin mudah untuk Anda mengenali berbagai macam benda pada bayi dan memberikannya mainan. Ini akan menjadi stimulasi yang bagi untuk membuat tangannya lebih terbiasa memegang barang-barang.

4. Kemampuan Berbicara

Setelah berusia di atas 6 bulan, perkembangan bayi akan semakin baik dengan mulai meniru kata-kata yang didengarnya. Pada masa ini Anda bisa memanggil bayi dengan namanya dan mengajaknya bermain sambil mengucapkannya. Di usia ini juga lah Anda mengenalkan ayah atau kakak dan abangnya untuk dipanggil. Bayi akan pelan-pelan meniru kata-kata tersebut.

Pada usia ini penting sekali untuk Anda mengajak bayi berbicara dengan mengucapkan kata-kata dengan perlahan. Bayi yang sering diajak berbicara akan mempunyai kelincahan berbicara yang berbeda dengan bayi yang tidak rutin diajak bicara.

Pada usia di atas 6 bulan, Anda bisa membawanya keluar rumah. Terlebih jika sudah mulai merangkak. Hanya saja Anda perlu standby untuk menjaganya. Tidak hanya suara Anda, bayi juga membutuhkan suara alam seperti suara buruk.

5. Aktif Bergerak

Perkembangan yang terjadi pada usia ini bayi semakin aktif bergerak, seperti merangkak. Pelan-pelan bayi akan belajar untuk berdiri. Pada usia sekitar 8 bulan, Anda perlu melakukan perhatian yang ekstra kepada bayi. Agar bisa memperhatikan pertumbuhan dan perkembangannya tanpa mengalami masalah yang tidak diinginkan.

Latih terus bayi untuk melakukannya dengan menggunakan mainan sebagai stimulasi. Pada usia menginjak 10 atau 11 tahun, bayi akan mulai berdiri sendiri menggunakan pegangan. Setelah itu akan pelan-pelan bisa berjalan. Ini tergantung dari seberapa sering Anda melakukan stimulasi kepada bayi untuk bisa berjalan.

Anda perlu mengetahui bahwa saat masa perkembangan bayi perlu diberikan nutrisi yang cukup. Pemberian ASI eksklusif yang berkualitas dan selanjutnya setelah usia 6 bulan memberikan makanan pendamping ASI. Anda dapat pula memberikan susu formula yang sesuai untuk bayi dari produk berkualitas. Informasi susu formula bisa Anda lihat di generasimaju.co.id.

, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published.